Header Ads

Jamah Haji Sultra Lagi Khusu Berdoa di Padang Arafah

Kendari Pos Online
Jamah Haji Sultra Lagi Khusu Berdoa di Padang Arafah

011510_640551_jambiindependent_com_2_haji_okeeeeeeeee

KENDARIPOS.CO.ID,MAKKAH—Jamaah haji dari seluruh dunia berkumpul di Padang Arafah untuk mengikuti prosesi wukuf Minggu (10/9). Sehari sebelum salah satu rukun haji itu sebagian jamaah sudah tiba di sana.

Sebagian besar berdiam diri di tenda-tenda yang sudah disiapkan, sebagian lagi menempati Jabal Rahmah, tempat yang diyakini sebagai titik pertemuan Adam dan Hawa.

Pergeseran jamaah haji menuju prosesi puncak haji dimulai Jumat (9/9) malam. Banyak jamaah yang berangkat menuju Mina untuk melakukan tarwiyah.

Yakni, beristirahat dan menginap di Mina sebelum menuju Arafah. Jalanan-jalanan utama menuju Mina juga dipenuhi bus-bus yang membawa jamaah.

Khusus dari Indonesia, yang mengikuti prosesi tarwiyah mencapai 12.925 jamaah. ”Data ini berdasar laporan yang masuk pada Jumat malam,” ujar Kasi Bimbingan Ibadah PPIH Arab Saudi Tawwabuddin Muh. Mulyana.

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat mengungkapkan, pihaknya tetap memantau para jamaah yang memilih berangkat lebih awal ke Mina untuk melakukan tarwiyah.

Para petugas perlindungan jamaah dari unsur TNI-Polri diterjunkan untuk mengawal. ”Termasuk kalau seandainya jamaah satu kloter berangkat semua. Petugas akan mendampingi mereka,” katanya.

Pemerintah sedari awal memutuskan tidak memfasilitasi transportasi jamaah yang melaksanakan ritual tarwiyah.

Jamaah haji Indonesia yang tidak melaksanakan prosesi tarwiyah bergerak langsung dari pemondokan-pemondokan di Makkah sejak pukul 07.00.

Satu jam sebelum penjemputan, para jamaah sudah bersiap di depan pemondokan masing-masing.

Untuk jamah haji asal Sultra sejak Sabtu (10/9) pagi telah berangkat ke Padang Arafah. Sabtu sore seluruh jamah haji asal Sultra telah berada di Padang Arafah.

“Saat ini, waktu menunjukkan pukul 05.00 sore waktu Arab. Jamaah haji lagui khusu berdoa, karena waktu ini sangat bagus untuk berdoa,” kata Muhammad Safrijal, jamaah haji kloter 19 asal Sultra.

Setelah salat magrib, lanjutnya, jamaah haji akan berangkat ke Musdalifah mabit mengambil kerikil. “Besok jamaah haji akan menuju Mina untuk melontar,” tutur uztad Safrijal.

Sementara, Koordinator Konsultan Ibadah PPIH Prof Aswadi Syuhada mengungkapkan, jamaah haji yang hendak menjalani prosesi puncak haji harus menyiapkan tujuh hal.

Di antaranya, perbekalan fisik dan mental yang cukup, akhlak mulia, banyak zikir, serta istigfar.

”Banyak-banyak berdoa, kemudian terbebas dan membebaskan, serta tekad untuk berikhtiar dalam merealisasikan doa,” ujarnya.(wal/JPG)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.