Header Ads

Gubernur Jatim Soekarwo akan nonaktifkan akun Twitter pribadinya. Ada apa?

LensaIndonesia.com
Gubernur Jatim Soekarwo akan nonaktifkan akun Twitter pribadinya. Ada apa?
Akun Twitter milik Gubernur Jatim Soekarwo akan dinonaktifkan . (LICOM/Sarifah Aini)

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan jika akun Twitter pribadinya, @pakdekarwo1950 akan dinonaktifkan. Nantinya seluruh keluhan masyarakat Jawa Timur akan dialihkan ke akun yang dikelola langsung oleh Dinas Kominfo Jatim.

“Iya, itu nanti yang kelola langsung Kominfo (Dinas Kominfo Jatim),” ujarnya singkat saat ditemui usai Sholat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya, Senin (12/9/2016).

Sayangnya, ia enggan menjelaskan lebih detail terkait alasan penonaktifan akunnya. Tentu saja hal ini berbeda dengan tren yang terjadi saat ini dimana pemimpin daerah, pemimpin parpol hingga presiden di dunia kerap menggunakan media sosial sebagai salah satu bentuk komunikasi dengan konstituennya.

Contohnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Bahkan sejumlah politikus nasional juga memanfaatkan media sosial seperti Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk Presiden Joko Widodo maupun Presiden AS Barack Obama.

Untuk diketahui, selama ini akun twitter pribadi Pakde Karwo dikelola oleh admin khusus. Jumlah followernya saat ini telah mencapai angka 34 ribu orang. Meski dikelola admin, akun ini kerap menanggapi pertanyaan masyarakat maupun membuat status di timeline twitter pribadinya yang ditandai dengan tulisan *pakdekarwo.

Setelah dinonaktifkan, masyarakat Jatim dipersilakan untuk mengadukan segala masalah lewat akun resmi Pemprov Jatim di @jatimpemprov yang dikelola langsung Dinas Kominfo Provinsi Jatim dan Biro Humas Protokol Setdaprov Jatim.

Terpisah, Kabag Media dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Anom Surahno juga membenarkan hal ini. Akun twitter pribadi Gubernur Jatim Soekarwo dengan nama @pakdekarwo1950 yang juga dikelola tim sosmed memang sementara akan pasif (tidak aktif) untuk ke depan.

“Nantinya masyarakat Jawa Timur dapat langsung berinteraksi terkait dengan informasi dan komunikasi lewat akun @jatimpemprov. Ini agar hal-hal yang bersifat teknis dapat dikomunikasikan dan hal-hal yang terkait dengan public complain dapat memperoleh pelayanan yang tepat, cepat dan akurat,” imbuh dia.

Disinggung soal persiapan launching akun twitter baru, pihaknya menyatakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Sejumlah persiapan telah dilakukan dengan matang, bahkani beberapa hari lalu Dinas Kominfo Jatim juga telah mengundang seluruh sekretaris SKPD di lingkungan Pemprov Jatim terkait persiapan launching akun twitter baru @jatimpemprov.

Untuk mendukung twitter baru ini, seluruh SKPD juga diwajibkan membuat twitter dan dikoneksikan dengan akun baru tersebut. Aturan tersebut juga telah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim nomor 18 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Media Sosial di Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Soekarwo mewajibkan seluruh SKPD Pemprov Jatim aktif di media sosial baik twitter maupun facebook. Imbauan itu ditujukan agar mereka aktif dalam menanggapi keluhan masyarakat Jatim.@sarifa

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.