Ani Yudhoyono: Tuduhan dipaksa oleh orang tua, sangat menyakitkan
LENSAINDONESIA.COM: Pencalonan Agus Harimurti sebagai calon gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylviana Murni menimbulkan spekulasi jika putra sulung SBY itu dipaksa meninggalkan karier militernya. Namun, tuduhan itu dibantah dengan tegas oleh Ani Yudhoyono dan menyebutnya sebagai tuduhan yang menyakitkan.
Lewat akun Instagram @aniyudhoyono, ibu negara ke-6 ini mengklarifikasi pencalonan Agus Harimurti.
“Pertanyaan mengapa Agus berhenti/ pensiun dini dari dinas militer, hanya Agus yang paling tepat untuk menjawabnya. Tuduhan kalau dipaksa oleh orangtua, sangat menyakitkan. Saya kira, tak satupun orangtua yang ingin mengorbankan anaknya. Pak SBY dan saya tak pernah menekan Agus dan Ibas sejak dulu. Keputusan dan pilihan Agus sepenuhnya diambil oleh Agus dengan segala resiko dan konsekuensinya. Pak SBY dan saya selalu mendukung cita2, niat baik dan tulus anak2 yang kami tahu untuk kepentingan rakyat. Terima kasih atas pengertiannya. Cinta kami untuk rakyat Jakarta dan Indonesia,” tulis Ani Yudhoyono yang di-posting di Instagramnya, Sabtu (24/9/2016).
Agus dipasangkan dengan Sylviana Murni untuk menjadi penantang pasangan bakal cagub dan cawagub Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Nama Agus sendiri muncul di detik-detik menjelang pendaftaran hari terakhir pasangan cagub dan cawagub DKI. Sebelumnya, nama Agus tidak terdengar sama sekali dalam bursa Pilgub DKI.
Sejumlah netizen pun protes karena menganggap karier Agus Harimurti sangat cemerlang dan disayangkan untuk ditinggalkan demi mengejar jabatan di politik. Ibu ani saya sangat menyayangkan dengan mas agus kenapa mesti jadi nyalon dki 1 padahal karier di militer begitu cemerlang,” kata akun @anangsaefudin. @licom

Post a Comment