Header Ads

Abu Sayyaf dalang serangan Bom di kampung Presiden Filipina Duterte

LensaIndonesia.com
Abu Sayyaf dalang serangan Bom di kampung Presiden Filipina Duterte
Petugas keamanan bersiaga di lokasi ledakan, tepatnya di sebuah pasar malam, Kota Davao. Foto: Istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Kampung halaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte diserang bom, Jumat (02/09/2016) pukul 10:20 waktu setempat. Akibat insiden di pasar malam KOta Davao tersebut, 12 orang dilaporkan tewas serta 90 lainya mengalami luka-luka.

Serangan bom ini dilakukan oleh kelompok radikal Abu Sayyaf. Hal ini setelah kelompok bersenjata tersebut mengaku bertanggung jawab terhadap teror berdarah tersebut.

“Serangan di Kota Davao merupakan panggilan untuk semua mujahidin di Filipina untuk bersatu di tengah-tengah serangan total yang sekarang dilancarkan Militer Filipina,” ujar juru bicara Abu Sayyaf, Abu Rami seperti dikutip dari ABSCBN News, Sabtu (03/09/2016).

Rami menambahkan, serangan di Davao bukanlah sebuah pengalihan taktik untuk memecah konsentrasi militer Filipina yang sedang menggempur wilayah operasi Abu Sayyaf di Sulu dan Basilan.

Namun, dia menambahkan, serangan ini hanya sebuah permulaan. Rami menegaskan, serangan lebih dahsyat lagi siap mereka luncurkan dalam beberapa hari ke depan.

Abu Sayyaf sudah sejak lama dikenal biang kerok segala aksi teror di Filipina. Bahkan mereka diduga kuat sebagai penculik sembilan anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera sejak Juni 2016.@LI-13

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.