Header Ads

215 Kontingen PON Sultra Dilepas, Targetkan 8 Emas

Kendari Pos Online
215 Kontingen PON Sultra Dilepas, Targetkan 8 Emas

Wagub Sultra, HM Saleh Lasata (kanan) menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua KONI Sultra, Lukman Abunawas, saat pelepasan kontingen Sultra ke PON Jawa Barat, Rabu (14/9)

Wagub Sultra, HM Saleh Lasata (kanan) menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua KONI Sultra, Lukman Abunawas, saat pelepasan kontingen Sultra ke PON Jawa Barat, Rabu (14/9)

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI-–Sulawesi Tenggara memberangkatkan kontingennya berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, Kamis (15/9/2016) hari ini. Mereka akan berkompetisi memperebutkan medali dengan target minimal bisa memboyong 8 medali emas ke Sultra. 215 kontingen terdiri atas atlet, official dan tenaga medis secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Sultra HM Saleh Lasata di Kantor Gubernur Sultra, kemarin (14/9). Pelaksanaan PON XIX akan berlangsung tanggal 17-30 September 2016 di Jabar.

HM Saleh Lasata berharap, seluruh atlet berjuang demi mewujudkan target 8 emas di Jawa Barat. Menurutnya, para atlet sudah bekerja keras mempersiapkan diri agar bisa meraih prestasi terbaik. Semua sudah berlatih, serta menyiapkan fisik dan mental. Hal itu membuat Saleh Lasata yakin kontingen Sultra bisa memenuhi keinginan merebut target yang dipatok oleh KONI Sultra. “Tunjukkan dengan kondisi yang ada saat ini, kita bisa membanggakan daerah. Buktikan bahwa kalian semua bisa meraih medali terbaik. Pesan pak gubernur, selamat bertanding. Mari raih prestasi,” ungkap HM Saleh Lasata kepada seluruh kontingen Sultra saat prosesi pelepasan, kemarin.

Bukan hanya soal perebutan medali, Saleh Lasata juga meminta semua anggota kontingen PON XIX asal Sultra menjaga perilaku. Sebab keberangkatan ke Bandung untuk mengikuti PON 2016, bukan hanya atas nama organisasi, tetapi membawa nama daerah. “Jagalah sikap perilaku, karena kalian menjadi duta bagi masyarakat Sultra,” imbaunya.

Wagub Sultra berharap cabor bisa berprestasi di semua bidang. Meskipun diakui, ada beberapa cabor tertentu yang menjadi unggulan, dari 19 yang resmi terdaftar pada pengurus besar (PB) PON. “Sekarang waktunya kita tunjukkan bahwa Sultra bisa diperhitungkan. Semoga medali bisa bertambah dari PON sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Sultra Lukman Abunawas menginginkan, seluruh cabor bersatu agar bisa memenuhi target delapan medali emas pada PON 2016. “Saya anggap target ini tidak berlebihan, melihat beberapa cabor yang kita andalkan seperti dayung dan softball sudah mempunyai nama di level nasional. Selain itu, kita juga optimis rebut medali pada cabor beladiri,” katanya.

Menurut Sekda Sultra itu, delapan medali emas hanya target, namun masih berpeluang untuk menambah perolehan medali. Pasalnya, Bumi Anoa juga dikenal dengan ketangkasan dari cabor beladiri. Sultra mengirim enam cabor beladiri yakni karate, kempo, silat, gulat, taekwondo, dan tinju. “Dari laporan yang saya dengar, daerah kita juga disegani karena kekuatan cabor beladirinya. Ya, kita harap bisa rebut dua atau lebih dari enam cabor tersebut,” harapnya.

Komandan Satgas PON Sultra, H Tasman Taewa menambahkan, pada PON kali ini, Sultra sebenarnya berhasil meloloskan 24 cabor dengan jumlah atlet dan pelatih 176 orang. Namun, sesuai dengan arahan gubernur bahwa sasaran PON kali ini adalah PON prestasi dimana ukurannya yakni perolehan medali dibarengi dengan keterbatasan anggaran KONI untuk pelaksanaan ajang empat tahunan ini, sehingga melalui kebijakan ketua umum KONI Sultra. Mereka membentuk tim verifikasi yang meranking kelayakan cabor mengikuti even nasional tersebut. “Ada tiga pertimbangannya. Pertama, cabor yang memperoleh medali pada praPON 2015. Kedua, cabor perorangan yang berada pada peringkat empat sampai enam nasional. Terakhir cabor beregu yang berada minimal peringkat empat nasional,” jelasnya.

Berdasarkan pertimbangan itulah, maka induk olahraga Sultra menetapkan 14 cabor yang diprediksi dapat menyumbang medali yaitu dayung, sepaktakraw, menembak, billiar, catur, balap motor, tinju, pencak silat, taekwondo, gulat, kempo, karate, bulu tangkis dan atletik. “Hanya 14 cabor ini yang mampu dibiayai oleh KONI Sultra,” ucapnya.

Untuk memantapkan persiapan, maka keempat belas cabor tersebut dikarantina untuk melaksanakan pemusatan latihan daerah (Pelatda) selama tiga bulan. Kendati demikian, selama proses berjalannya latihan terpusat itu, ada cabor lain yang tidak masuk dalam prioritas KONI. “Beberapa cabor tersebut merupakan cabor mandiri yakni softball, golf, voli pasir, gateball, tenis meja dan petanque. Sehingga, keseluruhan kontingen ada 20 cabor,” jelasnya.

Sekadar diketahui, sebagian atlet Sultra telah berangkat lebih awal ke Jawa Barat. Cabor Dayung 51 atlet, Softball sebanyak 15 atlet, atlet petembak 2 orang, catur 1 orang, golf sebanyak 3 orang, Voli Pantai 2 orang. Sisa dari para atlet itu akan berangkat hari ini. (helson)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.